Generasi yang beriman, kata dia, akan memiliki kesadaran untuk memanusiakan sesama serta mengedepankan semangat gotong royong.
“Agar generasi muda kita menjadi generasi yang beriman. Karena orang yang beriman pasti akan memanusiakan manusia dan bergotong royong dalam kegiatan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut selaras dengan visi misi Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun Kampung Pancasila, yakni lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, dan solidaritas sosial.
Dengan sinergi antara DPRD, Pemkot, dan seluruh elemen rumah ibadah, diharapkan program ini tidak hanya berdampak administratif tetapi, juga mampu membentuk karakter generasi muda Surabaya yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.
“Kami berharap kolaborasi yang nantinya terwujud memiliki dampak yang nyata sehingga generasi muda di surabaya ini bisa produktif dan memiliki daya saing serta memiliki karakter,” pungkasnya.



