Ia menilai, kehadiran Sekjen menjadi energi baru bagi kader di Jawa Timur untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kinerja politik.
“Kita harus terus memberikan pengabdian kepada masyarakat. Dalam suasana yang guyub seperti ini, kita juga menyerap banyak masukan,” tuturnya.
Emil juga menyoroti posisi strategis Gresik sebagai salah satu tulang punggung industri nasional, serta pentingnya sinergi antara eksekutif dan partai dalam mengawal program pemerintah pusat.
“Gresik dan Lamongan menjadi bagian penting pengembangan kawasan Pantura, termasuk sabuk industri. Kita di eksekutif juga punya tanggung jawab mengawal program Presiden Prabowo,” jelasnya.
Ia mencontohkan sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, seperti Jembatan Sembayat, serta upaya penanganan banjir di wilayah Benjeng dan Balongpanggang.
“Kita dorong pembangunan danau retensi agar air punya tempat ‘parkir’. Penataan tata ruang juga terus dilakukan agar lebih berkelanjutan,” paparnya.
Emil menutup dengan ajakan kepada seluruh kader untuk bekerja lebih keras dan ikhlas dalam membesarkan partai.
“Kalau kita bekerja lebih keras dan ikhlas, insyaallah hasilnya akan lebih baik dan penuh keberkahan,” pungkasnya. (caa)













