“Kami juga tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari setelah benar-benar diresmikan,” kata Ridho di kantor Humas Pemkot Surabaya, Senin (23/4/2018).
Dalam pengecekan itu, kata dia, pihaknya akan mendatangkan 8 truk yang masing-masing isinya 25 ton. 8 truk itu nantinya akan diletakkan di atas Jembatan Ujung Galuh.
“Jadi, beban di atas Jembatan Ujung Galuh itu nanti sekitar 200 ton, kemudian nanti akan ada alat pengukurannya, apakah ada penurunan dari jembatan itu atau tidak?” kata dia.
Menurut Ridho, proses pengecekan kualitas beban itu direncanakan mulai pukul 07.30 Wib dan diupayakan selesai sekitar pukul 18.00 Wib. Selama pelaksanaan itu, Jembatan Ujung Galuh akan ditutup sementara bagi warga.



