Ia menjelaskan bahwa kehadiran partai dalam berbagai kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya menjaga semangat kebhinekaan di tengah masyarakat.
“Intinya kami terus menghidupkan kebhinekaan di internal kami dan ke publik, ke masyarakat,” katanya.
Selain kegiatan keagamaan, Said menyebut PDI Perjuangan juga menjalankan berbagai kegiatan sosial selama Ramadan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kecil.
“Kami menunjukkan jati diri kami bahwa kami itu partai wong cilik, tidak pernah berubah sampai sekarang dari dulu,” ujarnya.



