Berita UtamaCakrawala DaerahCakrawala JatimPeristiwa

Jamin Keakuratan BBM Mudik Lebaran 2026, Pemkot Kediri Gelar Tera Ulang Seluruh SPBU

×

Jamin Keakuratan BBM Mudik Lebaran 2026, Pemkot Kediri Gelar Tera Ulang Seluruh SPBU

Sebarkan artikel ini
Tera Ulang Keakuratan BBM
Tera Ulang Keakuratan BBM

Cakrawalanews.co, -Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mulai melaksanakan pengawasan dan tera ulang di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat sejak Senin, 2 Maret 2026. Langkah ini diambil guna memastikan ketepatan takaran bahan bakar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.

Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh Ridwan, menjelaskan bahwa fokus utama pengawasan ini adalah memeriksa ketepatan nosel dan selang pengisian pada seluruh jenis produk bahan bakar minyak (BBM). Dalam prosesnya, petugas menguji setiap nosel sebanyak tiga kali menggunakan bejana ukur khusus berkapasitas 20 liter untuk mendapatkan hasil yang presisi. “Setiap nosel kami uji sebanyak tiga kali menggunakan bejana ukur berkapasitas 20 liter untuk memastikan ketepatan takaran,” tuturnya pada Senin, 2 Maret 2026.

Rangkaian pengawasan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 2 hingga 4 Maret 2026. Pada hari pertama, tim menyisir wilayah Kecamatan Mojoroto, meliputi SPBU Ahmad Dahlan, SPBU Mojoroto, SPBU Raung, SPBU Tamanan, dan SPBU Campurejo. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seluruh lokasi yang dikunjungi dinyatakan memenuhi standar operasional. “Alhamdulillah, hasil pengujiannya semua sesuai takaran dan menunjukkan kualitas bahan bakar di beberapa SPBU yang diperiksa bagus dan sesuai standar,” tambah Ridwan.

Meskipun sejauh ini belum ditemukan pelanggaran maupun laporan dari masyarakat terkait ketidaksesuaian takaran, Ridwan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas. Jika ditemukan kecurangan, Disperdagin akan memberikan peringatan dan berkoordinasi langsung dengan PT Pertamina (Persero) untuk tindak lanjut sesuai kewenangan yang berlaku. “Alhamdulillah selama ini di SPBU Kota Kediri tidak ada yang menyalahi aturan, semuanya sesuai takaran. Di samping itu juga belum ada laporan masyarakat yang masuk ke Disperdagin terkait ketidaksesuaian takaran,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap akurasi serta kualitas BBM di Kota Kediri, terutama menjelang hari besar keagamaan di mana mobilitas warga meningkat tajam. Senada dengan hal tersebut, Pengawas SPBU Mojoroto, Agung Setiono, menyambut baik langkah pemerintah ini sebagai upaya validasi atas pelayanan mereka. “Dengan adanya pengawasan ini, masyarakat semakin percaya terhadap kualitas dan takaran BBM di SPBU,” ujarnya.

Agung juga menambahkan bahwa dari sisi manajemen SPBU, pengawasan internal tetap dijalankan secara rutin setiap pagi menggunakan alat pengujian seperti hidrometer dan termometer, termasuk pengecekan keberadaan unsur air menggunakan pasta indikator. “Ketika distribusi bahan bakar datang, setiap pagi kami lakukan pengecekan menggunakan alat pengujian seperti hidrometer, termometer dan gelas kaca yang diisi pasta air. Jika terdapat campuran air di bahan bakar maka indikatornya akan berubah warnanya,” tutup Agung.( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *