Surabaya. Cakrawalanews.co – Aliansi Pemuda Peduli Bangkalan mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Timur untuk mempertanyakan kejelasan proyek Islamic Science Park (ISP) dan Kawasan Industri Tanjung Bulu Pandan yang hingga kini tak kunjung menunjukkan progres fisik di lapangan.
Dimana, nandeknya proyek strategis nasional ini ditengarai akibat masa transisi pasca-pembubaran Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS). Aset lahan yang telah dibebaskan oleh negara hingga kini belum sepenuhnya dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, sehingga menciptakan kekosongan wewenang dalam memulai pembangunan.
Ketua Komisi D DPRD Jatim, Abdul Halim, mengonfirmasi adanya benturan regulasi baru di tahun 2024 yang seolah mengesampingkan blueprint pembangunan yang sudah disusun sejak lima tahun lalu.













