Dalam tradisi Tionghoa, barongsai melambangkan keberanian, kekuatan, kebijaksanaan, serta pengusir energi negatif. Gerakan yang dinamis dan membutuhkan kekompakan tinggi juga mencerminkan pentingnya kerja sama, disiplin, dan ketekunan.
“Barongsai bukan hanya pertunjukan seni. Di dalamnya ada filosofi tentang semangat pantang menyerah, kekompakan, dan keberanian menghadapi tantangan. Nilai-nilai ini sangat penting dalam kehidupan, terutama bagi para siswa yang sedang membangun masa depan mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peringatan Imlek yang berlangsung pada bulan Februari bertepatan dengan momen yang identik sebagai bulan kasih sayang. Karena itu, pagelaran ini dimaknai sebagai simbol perhatian dan cinta alumni kepada para siswa.
“Februari ini kan bulan kasih sayang. Jadi ini adalah bentuk wujud kasih kami kepada siswa-siswa. Kalau bahasa anak sekarang, ini kado Valentine dari IKA untuk mereka,” tambah Juliani.



