Cakrawala PolitikHeadline

Kawal Pemilu, PDIP Surabaya Kukuhkan Tentara Partai

×

Kawal Pemilu, PDIP Surabaya Kukuhkan Tentara Partai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

“TOT ini tidak untuk kepentingan pemilu, pilkada semata. Tentara partai ini menjadi delegasi partai untuk door
to door, siap digerakan sewaktu-waktu, menjadi ujung tombak di tingkat bawah,” kata Whisnu.

Menurutnya, BSPN merupakan badan penting untuk keberlangsungan partai. Dulu saksi untuk event lima tahunan dalam rangka pilpres, pilgub dan pemilu legislatif. Direkrut baru mendekati event tersebut. Sehingga pernah ada pengalaman hilangnya saksi alias dibajak partai lain dan baru diketahui saat dua minggu jelang hari H coblosan.

Kini saksi merupakan tentara partai. “Kenapa dibentuk badan saksi nasional? Ini bukan untuk dum-dum (bagi-bagi) rezeki lima tahunan. Tidak begitu. Ke depan kita bicara saksi merupakan tentara partai, pasukan partai,” tandas Whisnu yang juga putra mendiang tokoh PDI Perjuangan kawakan, Soetjipto.

Namanya tentara, kata Whisnu, harus siap setiap saat. Kapan pun dibutuhkan partai harus siap. Untuk itu Whisnu mengajak saksi menjadi bagian pembentukan kader militan. Tentara partai ini menjadi komandan pleton di kelurahannya.

Whisnu yang juga wakil wali kota Surabaya ini menandaskan rekruitmen saksi tidak sebatas satu orang untuk tiap tempat pemungutan suara (TPS), melainkan tiga orang per TPS. Saksi tidak sebatas datang pagi, duduk, mengamati proses pemilihan suara, mengawasi proses penghitungan, dan memberikan laporan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *