“Secara otomatis mereka tinggal menyiapkan dalam waktu yang dekat. Mereka sudah biasa. Mulai kemarin sore singkronisasi sudah beres termasuk yang pulau,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran UNBK, lanjutnya, Dindik Jatim juga telah bekerja sama dengan PLN. Selain itu, Cabang Dinas di daerah sudah berkoordinasi dengan PLN. Kerja sama itu untuk mengantisipasi adanya listrik padam.
Saiful berharap, baik siswa mupun orang tua punya komitmen untuk melaksanakan UNBK dengan serius meski tidak lagi menjadi syarat kelulusan.
“UNBK justru integritasnya semakin tinggi. Saat orang menjawab lewat media sosial mungkin bisa saja tapi pusat terprogram dan dikontrol langsung oleh pusat. Itu diprotek dan kami langsung buka. Itu bagaimana bisa bocor,” kata Saiful.












