“Untuk satu rumah subsidi saja di Jawa Timur dibutuhkan lebih dari seribu genteng. Jika program ini berjalan, permintaan akan meningkat dan membuka ribuan hingga puluhan ribu lapangan kerja baru,” ujar Alvis Anggota komisi D DPRD Jatim ini.
Selain lebih tahan lama, genteng tanah liat juga dinilai lebih efisien dari sisi perawatan.
Sementara itu Pakar Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Hendry Cahyono, menilai program gentengisasi berpotensi memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal.












