Bagus juga menekankan bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda dan Gen Z, yang kini semakin banyak terjun ke dunia usaha dan ekonomi kreatif.
“Banyak Gen Z memilih jalur wirausaha. Program ini menjadi solusi dari Gen Z dan untuk Gen Z, agar anak-anak muda punya ekosistem yang kuat, pendampingan yang jelas, dan masa depan usaha yang lebih pasti,” tambahnya.
Ia menilai penguatan UMKM akan berdampak langsung pada ketahanan ekonomi keluarga dan penciptaan lapangan kerja di daerah.
“Ketika UMKM naik kelas, ekonomi keluarga ikut kuat. Inilah pembangunan yang berangkat dari bawah dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” tegas Bagus.
PKS Jawa Timur menyatakan program pendampingan ini akan melibatkan mentor-mentor berpengalaman di bidang kewirausahaan.
Dengan pendekatan terstruktur dan berkelanjutan, UMKM binaan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jejaring, serta menciptakan lapangan kerja baru.












