Menurut Wahyu, selama setahun penuh para pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari penguatan mindset wirausaha, manajemen usaha, pencatatan keuangan, pengemasan produk, hingga pemasaran digital.
“Kami ingin UMKM ini benar-benar naik level. Bukan hanya bertahan, tapi berkembang dan mandiri. Targetnya jelas, omzet meningkat, pasar meluas, dan usaha bisa berkelanjutan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat yang harus terus diperkuat melalui pendampingan yang konsisten dan terarah.
“UMKM tidak cukup hanya diberi pelatihan singkat. Mereka perlu didampingi secara berkelanjutan agar benar-benar mampu tumbuh dan berdaya saing,” katanya.
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, dalam sambutannya mengapresiasi penuh program pendampingan 1.600 UMKM tersebut. Ia menilai program ini merupakan bentuk kehadiran PKS dalam menjawab persoalan ekonomi masyarakat secara konkret.
“Ini adalah solusi nyata bagi masyarakat. PKS ingin memastikan UMKM tidak hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar didampingi hingga mandiri,” ujar Bagus.












