Cakrawalanews.co- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa industri alas kaki nasional menunjukkan resiliensi yang luar biasa di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketangguhan ini dibuktikan dengan lonjakan nilai ekspor tahun 2024 yang mencapai 7,28 miliar dolar AS atau tumbuh signifikan sebesar 13,13 persen. Angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa daya saing produk Indonesia tetap kokoh di pasar internasional.
Sebagai tulang punggung sektor padat karya, industri ini memiliki peran vital dalam menyerap tenaga kerja. Per Februari 2025, tercatat sebanyak 921 ribu tenaga kerja menggantungkan hidup pada sektor ini, dengan kontribusi terhadap PDB industri pengolahan mencapai 1,2 persen pada kuartal III 2025.
Kepercayaan investor juga berada pada level tertinggi, terlihat dari realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang melonjak drastis hingga 93 persen hanya dalam waktu enam bulan di semester I 2025.
Meskipun performa industri sangat positif dengan tingkat utilisasi di atas 80 persen, pemerintah tetap mewaspadai tantangan tarif resiprokal di pasar Amerika Serikat.
Menko Airlangga menekankan pentingnya percepatan implementasi IEU-CEPA sebagai solusi strategis untuk memperluas akses pasar global dan melindungi kepentingan eksportir nasional dari hambatan perdagangan internasional.
Guna menjaga momentum pertumbuhan ini, pemerintah telah mengerahkan berbagai kebijakan taktis. Beberapa di antaranya meliputi pengetatan arus impor barang konsumsi, pemberian stimulus fiskal melalui PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah, hingga penyediaan Kredit Investasi Padat Karya. Selain itu, penyederhanaan birokrasi ekspor dan penguatan logistik melalui kawasan berikat terus dioptimalkan demi efisiensi produksi.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO) dalam membangun ekosistem usaha yang kondusif.
Langkah ini mencakup reformasi regulasi ketenagakerjaan, peningkatan kualitas SDM, hingga akselerasi ekonomi sirkular. Melalui Munas XI APRISINDO, diharapkan tercipta langkah nyata yang visioner untuk memastikan industri alas kaki terus menjadi penggerak utama transformasi ekonomi nasional.( wa/ar)













