Pergantian pola arus lalu lintas yang pertama adalah di Jalan Darmo Kali, sisi Utara Jembatan Ujung Galuh atau dari Jembatan BAT yang mengarah ke kiri (selatan) menuju Darmo Kali maupun Bengawan.
Di jalan itu, petugas menerapkan pola satu arah. Yang menjadi kendala adalah kendaraan yang akan belok kanan dari Jalan Darmo Kali (Utara) ke arah Jalan Bengawan. Sebab biasanya kendaraan mengambil lajur kiri Jalan Bengawan, namun pada rute baru ini, kendaraan yang akan belok ke Jl Bengawan masuk ke lajur kanan jalan.
Pergantian rute yang kedua di Jalan Bengawan. Kendaraan yang mengambil lajur kanan, tidak bisa belok ke kiri arah Darmo Kali tembus Dinoyo. Tapi, kendaraan harus lurus ke Jembatan Ujung Galuh atau belok ke kanan menuju Darmo Kali tembus Marmoyo.
Selanjutnya, pola rekayasa yang ketiga adalah kendaraan yang melaju dari Darmo Kali sisi Selatan Jembatan Ujung Galuh. Kendaraan tidak bisa lurus menuju Darmo Kali tembus Dinoyo. Mereka diarahkan ke kanan dengan melintasi Jembatan Ujung Galuh terlebih dulu.
Kendaraan dari Darmo Kali sisi Selatan tetap bisa belok ke kiri ke Jalan Bengawan dengan tetap mengikuti arahan traffic Light. Akan tetapi mereka harus berhati-hati karena jalurnya akan berpapasan dengan kendaraan yang langsung belok ke kanan (tanpa mengikuti arahan traffic light menuju Jalan Bengawan.
Rekayasa yang terakhir adalah di sisi Timur Jembatan Ujung Galuh. Kendaraan yang belok kiri menuju Jalan Ngagel atau Bung Tomo bisa terus langsung. Namun yang akan belok ke kanan menuju Wonokromo, harus mengikuti arahan traffic light.












