Cakrawalanews.co – Komisi V DPR RI mendesak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan sinergi lintas sektor dalam menyebarluaskan informasi mengenai cuaca ekstrem kepada masyarakat luas.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan poin tersebut sebagai salah satu kesimpulan utama dalam rapat kerja yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa. Rapat tersebut secara khusus mengevaluasi layanan infrastruktur dan transportasi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Selain penguatan koordinasi, DPR menekankan pentingnya akurasi dan kecepatan informasi yang disampaikan kepada para pemangku kepentingan maupun publik.
BMKG diharapkan mampu menjamin bahwa setiap peringatan dini yang dikeluarkan hadir secara tepat waktu guna mendukung keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.
Di sisi lain, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani melaporkan bahwa kondisi cuaca sepanjang masa libur akhir tahun tersebut tergolong kondusif meski sedang berada di puncak musim hujan.
Ia menjelaskan bahwa tidak ada gangguan cuaca berskala besar yang menghambat arus transportasi. Keberhasilan ini diklaim sebagai buah dari kerja sama yang solid dengan berbagai instansi, termasuk Kementerian Perhubungan, serta pemantauan atmosfer secara konsisten.
Sebagai langkah mitigasi tambahan, BMKG juga telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca di beberapa titik yang rawan bencana hidrometeorologis. Langkah ini diambil untuk menekan intensitas curah hujan tinggi agar dampak buruk cuaca ekstrem dapat diminimalisir.
Faisal memastikan pihaknya akan terus memantau dinamika atmosfer demi menjaga keamanan aktivitas masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.(wa/ar)



