Cakrawala KeadilanCakrawala NasionalCakrawala NewsHeadline

Wamenhaj Dahnil Anzar Minta Petugas Haji 2026 Tanggalkan Gelar dan Status Sosial demi Pelayanan

×

Wamenhaj Dahnil Anzar Minta Petugas Haji 2026 Tanggalkan Gelar dan Status Sosial demi Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Wamenhaj pimpin apel malam calon petugas Haji 2026
Wamenhaj pimpin apel malam calon petugas Haji 2026

Cakrawalanews.co -Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan instruksi tegas kepada para calon petugas haji tahun 2026 untuk menanggalkan seluruh atribut pangkat, jabatan, hingga gelar akademik selama menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) maupun saat bertugas di Tanah Suci.

Hal ini disampaikan di hadapan lebih dari 1.600 peserta diklat PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 Masehi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis malam. Dahnil menekankan pentingnya “pemutihan” status sosial agar setiap petugas memiliki kesiapan mental yang setara dalam melayani jemaah.

Dahnil memberikan apresiasi kepada para peserta yang bersedia menekan ego pribadi demi mengemban tugas mulia. Ia menegaskan bahwa di dalam lingkungan asrama dan medan tugas nanti, tidak ada lagi perbedaan antara lulusan S3, dokter, profesor, maupun pejabat tinggi.

Semua pihak yang mengenakan seragam petugas haji terikat pada satu hierarki yang sama, yakni hierarki pelayanan. Dengan demikian, setiap petugas wajib memiliki kesiapan yang sama untuk membantu, menggendong, dan mendampingi jemaah, khususnya mereka yang lanjut usia dan memiliki risiko kesehatan tinggi.

Konsep “Satu Keluarga” menjadi poin utama yang ditekankan oleh Wamenhaj. Ia mengingatkan bahwa seluruh petugas adalah saudara seperjuangan yang harus saling mendukung tanpa memandang latar belakang instansi asal.

Semangat kebersamaan ini dinilai sangat krusial karena tantangan pelayanan di Arab Saudi memerlukan kerja sama tim yang solid dan bebas dari sekat birokrasi yang kaku.

Filosofi penguburan ego ini diharapkan mampu menciptakan koordinasi lapangan yang lebih cair dan responsif, terutama saat memasuki fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Dahnil berharap dengan hilangnya sekat-sekat status sosial tersebut, seluruh petugas dapat fokus sepenuhnya pada satu tujuan utama, yaitu memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *