Cakrawala HumanityCakrawala PendidikanPilihan Redaksi

15 Januari: Ketika Jalanan Jakarta Bergolak dan Negara Diuji

×

15 Januari: Ketika Jalanan Jakarta Bergolak dan Negara Diuji

Sebarkan artikel ini
peristiwa-malari-Foto Istimewa
peristiwa-malari-Foto Istimewa

Dari Mimbar ke Kerusuhan

Pada 15 Januari 1974, ribuan mahasiswa turun ke jalan. Demonstrasi yang awalnya terpusat dan terorganisir perlahan berubah tak terkendali. Aksi protes menjelma menjadi kerusuhan massal: mobil dibakar, toko dijarah, dan fasilitas umum dirusak. Jakarta lumpuh. Puluhan orang tewas, ratusan luka-luka, dan kerugian material tak terhitung.

Negara merespons dengan tangan besi. Aparat keamanan dikerahkan, sejumlah tokoh mahasiswa ditangkap, media dibredel, dan ruang kritik publik dipersempit. Peristiwa Malari menjadi titik balik penting: negara memilih stabilitas dengan harga mahal—pembatasan kebebasan sipil.

Dampak Politik yang Panjang

Pasca-Malari, peta kekuasaan Orde Baru mengalami penataan ulang. Militer memperkuat dominasinya dalam kehidupan sipil, kampus-kampus diawasi ketat, dan gerakan mahasiswa dipaksa kembali ke ruang akademik. Kritik terhadap negara tidak hilang, tetapi bergerak senyap—menunggu waktu.

Peristiwa ini juga menjadi pelajaran pahit tentang rapuhnya kanal dialog antara negara dan warganya. Ketika kritik tak menemukan ruang, jalanan menjadi medium terakhir—dan sering kali berujung tragedi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *