“Melalui pelatihan leadership dan enterpreneur, kita akan belajar bagaimana menjadi pemimpin yang efektif dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan bisnis yang sukses. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian negara,” tandasnya.
Lebih lanjut, Tomy menyatakan bahwa melalui pelatihan content creator dan storytelling, para siswa belajar bagaimana membuat konten yang menarik dan efektif untuk menyampaikan pesan dan mempengaruhi orang lain. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif dan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kemudian, melalui pelatihan global mindset building, peserta diajak belajar bagaimana berpikir secara global dan memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai budaya dan latar belakang. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menjadi warga dunia yang baik dan memiliki kemampuan untuk bersaing di pasar global.












