Cakrawalanews.co – Memasuki awal Januari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sebanyak 81 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah resmi memasuki musim hujan.
Hingga Rabu (7/1/2026), tercatat 566 ZOM yang meliputi hampir seluruh wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
Maluku, hingga Papua mulai mengalami peningkatan intensitas curah hujan. Kondisi ini dipicu oleh penguatan dinamika atmosfer regional yang mendorong transisi musim di berbagai wilayah Tanah Air.
Berdasarkan analisis curah hujan pada akhir Desember 2025, mayoritas wilayah Indonesia berada pada kategori menengah, namun sekitar 14,2 persen wilayah lainnya telah mencatat curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi.
Sebaran hujan lebat ini terpantau melanda mulai dari Aceh bagian utara, Sumatra Barat, Lampung, hingga sebagian besar wilayah Jawa dan Kalimantan. Bahkan, beberapa titik di Sulawesi dan Papua Selatan juga mulai menunjukkan peningkatan debit air yang signifikan akibat intensitas hujan yang terus meningkat.
Memasuki dasarian pertama Januari 2026, prakiraan cuaca menunjukkan bahwa curah hujan dengan intensitas di atas 150 mm per dasarian berpotensi meluas.
Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Riau, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, serta sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan.
Fenomena ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama bagi daerah-daerah yang memiliki topografi rawan genangan dan luapan sungai.
BMKG secara khusus memberikan peringatan dini terkait potensi banjir kategori tinggi di beberapa titik krusial. Di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Majalengka menjadi wilayah yang perlu perhatian ekstra, sementara di Sulawesi Selatan, kewaspadaan tinggi diarahkan pada Kabupaten Barru, Bone, Gowa, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Soppeng, hingga Kota Makassar.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan guna meminimalkan risiko dampak bencana selama periode puncak musim hujan ini.( wa/infp)



