Cakrawalanews.co -Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah melakukan percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai tindak lanjut program nasional yang ditargetkan selesai pada Maret 2026.
Hingga saat ini, sebanyak 105 dari total 307 desa dan kelurahan di wilayah Ponorogo telah memulai proses pembangunan fisik.
Asisten Bidang Perekonomian Setda Ponorogo, Harjono, menjelaskan bahwa tantangan utama dalam proyek ini adalah ketersediaan lahan.
Meskipun sudah ada 198 desa yang memiliki lahan siap bangun, sisanya masih terkendala masalah perizinan, status aset, maupun spesifikasi teknis.
Beberapa lahan yang diusulkan bahkan masuk dalam kawasan Perhutani atau merupakan aset pemerintah yang belum tuntas administrasinya.
Walau terkendala lahan, Harjono menegaskan bahwa setiap desa dan kelurahan wajib memiliki satu unit Koperasi Merah Putih sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Saat ini, seluruh wilayah tersebut telah mengantongi surat keputusan (SK) pendirian koperasi, sehingga pembangunan fisik akan segera menyusul sesuai kesiapan lahan masing-masing.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari jajaran TNI. Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh. Farauk Saputra, menyatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ekonomi kerakyatan ini.
Menurutnya, beberapa lokasi telah menunjukkan progres pembangunan sekitar 15 hingga 20 persen.
Koordinasi intensif terus dilakukan demi memastikan target penyelesaian tepat waktu guna memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa.( wa/an)



