Kejadian di atas adalah simulasi dari penanggulangan terhadap bencana yang sering terjadi saat musim penghujan di Kota Surabaya. Simulasi yang diadakan pagi (29/11) tadi di halaman Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur ini, bertujuan untuk mengevaluasi kesigapan para petugas gabungan Satlak PB. Selain itu, juga mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk terlibat akif dalam setiap penanggulangan bencana yang terjadi di lokasi pemukiman pada penduduk, dan merupakan wilayah rawan.
Sekitar 700 orang partisipan tergabung dalam simulasi penanggulangan bencana. Partisipan yang terdiri dari semua jajaran teknis SKPD mulai dari Bakesbangpol dan Linmas, Dinas Kebakaran, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PMI, Satpol PP, PLN, lima kelurahan tangguh bencana (Gundih. Jambangan. Sidodadi. Rungkut Menanggal. Lontar), mahasiswa UPN, hingga warga sekitar, merasakan kejadian sesungguhnya mulai dari kebakaran, pohon tumbang hingga tanggul jebol saat simulasi.
Kepala Bakesbangpol dan Linmas, Soemarno mengatakan dengan adanya simulasi seperti ini, juga berguna untuk melakukan pemantauan terhadap kesiapan petugas Satlak PB. Selain itu, sesuai tema, dengan adanya simulasi seperti ini diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menanggulangi bencana.












