Mengatasi Kesenjangan Akses Pendidikan
Data Susenas (2018) menunjukkan fakta memprihatinkan: baru 2,8% penyandang disabilitas yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Selama ini, wacana kampus inklusif sering kali terhenti pada tataran normatif tanpa aksi nyata di lapangan.
Menjawab tantangan tersebut, Kemdiktisaintek menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk menerapkan Unesa Dimetric (UDIM). Instrumen ini berfungsi sebagai alat ukur universal dan objektif untuk menilai implementasi prinsip inklusi di kampus, meliputi:



