“Kita treatment dulu anak-anak ini. Tapi yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa mengakses masa depan mereka,” tutur wali kota kelahiran kediri tersebut.
Menurut Wali Kota Risma, selain akan mengembalikan mereka ke pendidikan formal dan non formal, pihaknya juga akan menyisipkan beberapa kegiatan dalam upaya mengembangkan minat dan bakat anak, seperti mengarahkan mereka yang kreatif menuju ke koridor, dan memberikan bimbingan usaha bagi anak yang ingin berwirausaha melalui program pejuang muda.
“Yang ingin usaha nanti akan kita latih, dan nanti kalau usianya sudah 18 tahun, baru kita berikan modal,” imbuhnya.
Wali Kota Risma menambahkan, bahwa esensi utama dari acara ini adalah bagaimana bisa mengembalikan mereka ke sekolah, supaya mampu mengubah hidupnya ke arah yang lebih baik, karena orang hidup itu harus punya bekal, yakni pendidikan.
“Kita coba akan treatment lebih detail lagi, untuk bagaimana mereka tertarik dibidang apa, supaya dia langsung kita fokuskan kemana dan ke bisnis apa,” pungkasnya. (nafan hadi)












