“Inilah demokrasi partisipatoris, solusi partisipatoris memberi peluang yang luas kepada rakyat untuk berpartisipasi secara efektif dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut kebijakan publik. Pembangunan untuk semua, dikerjakan secara bergotong-royong, rakyat sebagai subyek pembangunan (people center development)” tegasnya.
Berkat demokrasi partisipatoris yang dijalankan Pakde Karwo di Jatim, kinerja ekonomi Jatim mengalami percepatan dari 4,57 persen ke 5,29 persen pada Semester I 2015, melaju diatas pertumbuhan industri nasional yang sejak 2011 menunjukkan tren melambat, dari 6,26 persen menjadi 4,2 persen pada Semester I 2015.
Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional juga konsisten meningkat. Pada 2011, Jatim menyumbangkan 19,2 persen atau sebesar Rp326,63 triliun dari total PDB Nasional yang mencapai Rp1.704,25 triliun.
Selanjutnya, jumlah tersebut meningkat pada 2014, yakni PDRB Jatim berkontribusi sebesar Rp445,30 triliun atau sebesar 20,1 persen terhadap PDB Nasional yang mencapai Rp2.215,75 triliun.(hms/cn01)












