Ia menambahkan bahwa sejumlah relawan dan komunitas akan ikut mendampingi proses distribusi bantuan di daerah terdampak.
“Kami pastikan dukungan sampai masyarakat, termasuk balita dan lansia. Kegiatan donasi ini akan berlangsung hingga 5 Januari 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua U Save Children (USC) Mimied menyampaikan bahwa timnya memprioritaskan kebutuhan yang belum terpenuhi di lokasi banjir.
“Pemulihan ini panjang, jadi kami membawa bantuan yang benar-benar dibutuhkan,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa barang yang sudah banyak tersedia tidak akan dibeli ulang sehingga donasi akan diarahkan pada kebutuhan lain yang dinilai mendesak, seperti pakaian dalam, air bersih, susu, biskuit, dan makanan balita.
“Pakaian dalam, air bersih, susu, biskuit, dan makanan sehat balita masih mendesak,” katanya.



