Festival Rujak Uleg 2019 Targetkan Dua Rekor Muri

Maret 15, 2019
0

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Eddy Christijanto dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti

Surabaya, cakrawalanews.co – Sempat tidak jadi dilaksanakan pada tahun 2018 lantaran ada musibah peledakan bom di Kota Surabaya tahun kemarin, Festival Rujak Uleg 2019 yang menjadi rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 726, ditargetkan mampu memecahkan dua rekor muri sekaligus.

Menjadi acara pembuka pada rangkaian peringatan HJKS ke 726 Festival Rujak Uleg 2019 akan dimulai pada Minggu (17/03). Festival tahunan yang digelar di kawasan Jalan Kembang Jepung ini akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dipastikan akan lebih meriah karena Pemkot Surabaya akan memecahkan dua Rekor MURI sekaligus, yaitu cobek terbesar dan peserta terbanyak.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan untuk memecahkan Rekor MURI itu, Pemkot Surabaya menggunakan cobek raksasa yang terbuat dari Batu Gunung dengan diameter 250 cm, berat 1,5 ton, tinggi cobek 30 cm, tinggi dudukan cobek 140 cm. Cobek ini dapat digunakan sebanyak 20-25 orang.

Selain itu, Rekor MURI kedua yang akan dipecahkan adalah jumlah peserta terbanyak yang pada tahun ini akan diikuti oleh sebanyak 1.692 orang. Peserta itu merupakan perwakilan dari 31 kecamatan dan kelurahan se-Surabaya, perwakilan dari 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komunitas warga Negara Asing (Luar Negeri) dan perwakilan dari mahasiswa asing yang ada di kampus-kampus Surabaya, dan komunitas suku daerah yang ada di Surabaya, komunitas masyarakat tionghoa, komunitas masyarakat lampung dan komunitas masyarakat bima, NTB.

“Nanti juga ada peserta dari Bank, BUMN/BUMN, hotel, restoran/rumah makan, sekolah, mahasiswa asing, komunitas, rumah sakit umum. Pesertanya kami batasi karena sangat banyak yang berminat,” kata Antiek saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Kamis (14/03).

Menurut Antiek, dalam acara itu akan ada atraksi hiburan seperti tarian Rujak Uleg dari sangggar Gito Maron dan Band yang akan menampilkan lagu-lagu Surabaya. Perwakilan dari masing-masing grup juga akan berparade untuk memamerkan pakaian unik mereka.

“Nantinya para peserta akan menggunakan kostum yang unik dan menarik, karena itu juga akan dilombakan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pengamanan Pemkot akan menerjunkan sekitar 620 personel untuk mengamankan kegiatan festival rujak uleg 2019 ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Eddy Christijanto memastikan dalam acara ini ada sebanyak 620 personil yang akan diterjunkan, mulai dari personil Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Satpol PP, BPB dan Linmas, dan PMK.

“Mereka nantinya akan menjaga di sekitar 12 zona pengamanan. Setiap zona akan dilengkapi semua personil itu,” kata Eddy.(hdi/cn02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *