Gerhana Matahari Ditonton Ribuan Masyarakat Jatim

oleh -8 Dilihat
????????????????????????????????????

Surabaya, cakrawalanews.co –

Sebanyak 30 ribu jamaah melaksanakan nonton bareng (Nobar) dan Sholat Gerhana Matahari di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Rabu (9/3) pagi.

Antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan fenomena langka tersebut sangat tinggi. Hal ini terlihat sejak sebelum subuh dimana para jamaah sudah berbondong-bondong mendatangi MAS dengan menggunakan kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, maupun yang berjalan kaki. Hal itu menyebabkan arus jalan yang menuju MAS padat merambat akibat antrian kendaraan dan bejubelnya masyarakat.

Nobar dan sholat gerhana pada hari itu turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf, pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut mengatakan, banyak manfaat yang bisa didapatkan umat dalam menyikapi fenomena gerhana matahari ini.

“Pertama, untuk mensyukuri nikmat Allah, karena kita masih diberikan kesempatan untuk menikmati fenomena alam ini, ini adalah salah satu tanda-tanda kebesaran Allah. Mari kita jadikan momen ini untuk lebih bersyukur dan mendekatkan diri pada Allah SWT” katanya.

Kedua, memperkokoh persaudaraan, fenomena gerhana ini membuat masyarakat berkumpul disini, bersilaturahmi, dan bersama-sama beribadah. “Selain itu, fenomena ini juga menghadirkan banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri, ini menimbulkan dampak positif bagi perekonomian Indonesia” ujarnya.

“Ketiga, fenomena ini bisa membuat ilmu pendidikan dan teknologi kita makin maju dan menjadikan bangsa ini cinta ilmu. Keempat, ini bisa dijadikan sarana pendidikan kepada anak-anak kita di sekolah, bagaimana terjadinya gerhana matahari. Mudah-mudahan anak-anak kita makin cinta ilmu dan cinta Allah” ujarnya.

Sholat Gerhana Matahri dipimpin oleh KH Abdusshomad Buchori, Imam Besar Masjid Al Akbar yang juga Ketua MUI Jatim. Kemudian, agar bisa lebih nyaman dan detail menyaksikan pergerakan matahari selama terjadinya gerhana, pihak MAS menyiapkan empat layar lebar dan empat LED 54 inc di sejumlah titik bagian masjid. Tak hanya itu, 1.000 kacamata ND5 yang digunakan untuk melihat gerhana.

Sedangkan gambar visual pergerakan matahari saat Nobar, diambil dari Teleskop Explore Scientific ED 80mm milik Lembaga Falakiyah PWNU Jatim. Selain digunakan untuk Nobar Gerhana Matahari, Teleskop Explore Scientific ED 80mm juga biasa dipakai untuk keperluan astrofotografi dan melakukan rukyatul hilal setiap awal bulan hijriyah.

“Ketiga, fenomena ini bisa membuat ilmu pendidikan dan teknologi kita makin maju dan menjadikan bangsa ini cinta ilmu. Keempat, ini bisa dijadikan sarana pendidikan kepada anak-anak kita di sekolah, bagaimana terjadinya gerhana matahari. Mudah-mudahan anak-anak kita makin cinta ilmu dan cinta Allah” ujarnya.

Sholat Gerhana Matahri dipimpin oleh KH Abdusshomad Buchori, Imam Besar Masjid Al Akbar yang juga Ketua MUI Jatim. Kemudian, agar bisa lebih nyaman dan detail menyaksikan pergerakan matahari selama terjadinya gerhana, pihak MAS menyiapkan empat layar lebar dan empat LED 54 inc di sejumlah titik bagian masjid. Tak hanya itu, 1.000 kacamata ND5 yang digunakan untuk melihat gerhana.

Sedangkan gambar visual pergerakan matahari saat Nobar, diambil dari Teleskop Explore Scientific ED 80mm milik Lembaga Falakiyah PWNU Jatim. Selain digunakan untuk Nobar Gerhana Matahari, Teleskop Explore Scientific ED 80mm juga biasa dipakai untuk keperluan astrofotografi dan melakukan rukyatul hilal setiap awal bulan hijriyah.(hms/cn01)