
Surabaya, cakrawalanews.co – Pernyataan mengejutkan dilontarkan oleh Wakil ketua DPRD kota Surabaya, Masduqi Thoha terkait sikap beberapa anggota komisi C DPRD Surabaya yang menganggap lolosnya anggaran cadangan yang dialokasikan dalam perubahan anggaran keuangan(PAK) APBD 2017, sebesar Rp.18 milliar untuk proyek trem.
Politisi asal partai Kebangkitan Bangsa ini menjelaskan, bahwa pembahasan anggaran di komisi itu memang sangat perlu, sebelum di tetapkan dalam Banmus dan Banggar.
Namun, penambahan anggaran yang sifatnya urgent bisa dilakukan saat rapat Banmus maupun Banggar.
“Anggaran yang sifat urgent bisa ditetapkan dalam Banggar dan Banmus, karena anggota nya juga terdapat unsur pimpinan komisi. Tapi masalahnya, saat penambahan anggaran trem di Banggar, perwakilan komisi C hampir semuanya tidak ada,” jelas Masduqi.












