cakrawalanews.co,- Pansus tukar guling aset antara pemkot Surabaya dan pihak swasta mempertanyakan nilai aprasial dari harga aset tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang dinilai terlalu rendah.
Ketua Pansus tukar guling Mahfudz, mengatakan bahwa pihaknya kurang sepakat dengan harga yang diajukan oleh tim aprasial yang memasang harga Rp. 1.600.000 permeter.
“Tidak ada tanah dikawasan citraland itu harganya Rp.1,6 juta. Ini aset Pemkot ada ditengah-tengah kawasan itu, mana ada?,” tegas Mahfudz, Selasa (23/07/2024).
Mahfudz menyebut, nilai ekonomis dari aset pemkot tersebut dirasa tidak rasional dan sangat rawan.
“Pansus yang menyetujui. Nah, Jika kita tidak tahu persis ini kan bahaya,”tegasnya.
Oleh karena itu, politisi PKB ini menyarankan untuk mencari tim aprasial lain sebagai upaya untuk membandingkan harga.












