
Surabaya, Cakrawalanews.co–Kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) di Kota Surabaya disebut-sebut tertinggi se-Jawa Timur. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina angkat bicara terkait persoalan tersebut.
Menurutnya, salah satu penyebab utamanya karena banyak warga luar Surabaya yang melakukan pengobatan di Kota Pahlawan ini. “Jadi, banyak warga luar yang berobat ke sini (Surabaya),” kata Nanik di kantor Dinkes Surabaya, Selasa (18/1/2022).
Nanik mengayakan, selama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara intensif selalu melakukan sosialisasi dan melakukan skrining. Yakni deteksi dini HIV dan melakukan pendekatan kepada kelompok resiko tertular HIV seperti waria, pekerja sex, IMS (penyakit akibat infeksi yang dapat tertular melalui hubungan seksual), dan pengguna narkoba jarum suntik.
“Lalu pada kelompok rentan tertular HIV, seperti ibu hamil, calon pengantin, pekerja hiburan, ABK (Anak Buah Kapal) dan pekerja pabrik,” ujarnya.












