Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Kasus HIV Disebut Tertinggi di Jatim, Dinkes Surabaya: Banyak Warga Luar yang Berobat Ke Sini!

×

Kasus HIV Disebut Tertinggi di Jatim, Dinkes Surabaya: Banyak Warga Luar yang Berobat Ke Sini!

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina

Nanik menjelaskan, dinasnya juga melakukan skrining pada pasien dengan penyakit tertentu yang kemungkinan dapat disertai HIV, seperti pasien IMS, pneumonia, dermatitis kronis, dan diare. Dengan semakin gencarnya melakukan skrining, alhasil pihaknya menemukan banyak temuan kasus.

“Dengan keaktifan kami, akhirnya kasus semakin tinggi terdeteksinya. Pemeriksaan HIV ini ada di 63 puskesmas di Kota Surabaya, 54 rumah sakit, satu klinik berbasis pemerintah, dan satu klinik milik kantor kesehatan pelabuhan (KKP),” jelas dia.

Pada penemuan kasus HIV, ia mengaku sebanyak 323 kasus telah ditemukan sepanjang tahun 2021 kemarin dan saat ini sedang dalam proses pengobatan atau telah mendapat penanganan oleh Pemkot Surabaya. Sebab, penderita dan orang yang tertular HIV tidak menunjukkan gejala apapun.

Pada penyebarannya, virus ini lebih sering menjangkit kelompok heteroseksual dan orientasi seksual antara laki-laki dan perempuan. Sedangkan untuk usia yang paling banyak terjangkit virus ini adalah usia 25 – 44 tahun.

“Tapi usia paling tinggi adalah usia 25 – 29 tahun, kemudian disusul usia 30 – 32 tahun. Paling banyak terjangkit adalah kaum laki-laki dengan prosentase 73 persen,” ungkap dia.

Sedangkan untuk jenis pekerjaan yang rawan terjangkit virus HIV/AIDS adalah karyawan dengan persentase 46, 2 persen, disusul ibu rumah tangga 18,9 persen, dan wiraswasta 14,6 persen. Lalu pada kelompok seksual tertentu, yakni homoseksual sebanyak 46 persen, heteroseksual 49 persen, dan bisexual 2,3 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *