
Brebes, Cakrawalanews. co— Pembangunan gedung utama museum purbakala di Dukuh Kalipucung RT. 02 RW. 05, Desa Galuh Timur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sudah mencapai 50 persen. Bangunan dengan anggaran senilai Rp 752 juta itu akan digunakan untuk menyimpan fosil-fosil purbakala Situs Buton (Bumiayu-Tonjong).
Dijelaskan Serka Ali Mahfur, Babinsa Galuh Timur Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes sekaligus Ketua Pokdarwis Kampoeng Poerba Galuh Timur, di desanya sendiri (Galuh Timur), terdapat fosil manusia purba homo erectus arkaik (batok kepala, tulang rahang dan akar gigi) yang ditemukan di aliran Sungai Cisaat, Galuh Timur.
Manusia purba ini diperkirakan oleh para peneliti kepurbakalaan, usianya lebih tua dari manusia purba homo erectus yang ada di Sangiran, Sragen yang berusia 1,5 juta tahun.
Menurutnya, keberadaan situs Bumiayu sendiri telah lama diteliti oleh para ahli purbakala mulai tahun 1920-an. Walaupun sempat terhenti, namun sejak ditemukannya kembali fosil-fosil kayu (2013), fosil batu akik (2014), fosil-fosil hewan (2015), dan fosil bagian manusia purba tersebut (2017), maka para peneliti sejarah kembali datang ke Galuh Timur dan Bumiayu tahun 2019 lalu.



