Surabaya. Cakrawalanews.co – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Sri Subianti merasa heran atas sorotan PDIP terhadap bantuan dana hibah sebesar Rp 9 M untuk pembangunan Museum SBY-Ani di Pacitan.
“Kok pemberian bantuan tersebut disorot. Dimana salahnya dan tujuannya untuk mengankat perekonomian Pacitan dengan menciptakan sebuah destinasi wisata baru skala nasional di Pacitan,”jelasnya, Kamis (18/2/2021).
Sri Subianti mengatakan selama ini Partai Demokrat tak pernah mempermasalahkan pemugaran museum Bung Karno di Blitar yang menelan angka Rp 40 M .
“ Pemugaran museum bung karno di Blitar dan museum SBY-Ani di Pacitan juga sama-sama dapat bantuan keuangan dari pemerintah. Justru pemugaran museum Bung Karno menelan angka Rp 40 M. Lalu tiba-tiba museum SBY-Ani yang mendapat bantuan Rp 9 M disebut menyakiti rakyat.tentunya ini pemahaman yang sempit,”jelasnya.
Bagi Demokrat, kata Antie,tak pernah mempersoalkan adanya museum mantan presiden karena selalu menhargai dan menghormati kebijakan daerah” tempat Presiden dilahirkan. “ Kalau Demokrat mendirikan museum SBY-Ani di Pacitan tentunya wajar karena disana pak SBY dilahirkan,”sambungnya.




