
Surabaya, cakrawalanews.co -Mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis Universitas Airlangga (UNAIR) berinovasi menciptakan eksoskeleton sebagai alat bantu bagi penderita Brachialis Plexus Injury (BPI) atau cedera pleksus brakhialis. Ialah Aisyah Widayani (2015), Septian Indra Wicaksana (2015), Muwaffaq I’zaz Al-Amin(2015), Nuzula Dwi Fajriaty (2016), dan Muhammad Thoriqul Aziz Endryantoro (2017) yang berinovasi menuangkan ide tersebut dalam proposal PKM berjudul “ULAT (Upper Limb Assistive Device) : Eksoskeleton Berbasis Pengenalan Suara Untuk Cedera Pleksus BrakhialisRSUD DR. Soetomo Surabaya”.
Mengenai ide yang digagas bersama tersebut, Aisyah selaku ketua tim mengatakan bahwa BPI merupakan salah satu cedera saraf perifer yang menyebabkan kelumpuhan ekstrimitas atas akibat putusnya konektivitas antara saraf dengan sistem motorik lengan.



