Cakrawala EkonomiCakrawala Jatim

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Eksoskeleton “Mobile” Berbasis Pengenal Suara

×

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Eksoskeleton “Mobile” Berbasis Pengenal Suara

Sebarkan artikel ini

“Narakas dengan aturan tujuh puluhnya, menyatakan bahwa 70% BPI terjadi karena kecelakaan lalu lintas,” jelasAisyah Widayani, Senin (24/6).

Lebih lanjut, Aisyah mengatakan bahwa RSUD Dr. Soetomo sebagai salah satu Rumah Sakit Pusat Rujukan utama di Jawa Timur yang melayani pasien BPI, menyebutkan terdapat 143 pasien BPI pada bulan Januari 2016-Mei 2017 dengan rata-rata 8 kasus tiap bulannya. Selama ini, lanjutnya, penanganan yang dapat dilakukan yaitu berupa operasi saraf dengan resiko biaya yang relatif tinggi dan penawaran lainnya dengan melakukan latihan gerakan sehari-hari atau Activity of Daily Living (ADL) menggunakan eksoskeleton.

“Akan tetapi, eksoskeleton yang diterapkan menggunakan teknik body motion dan menggunakan sistem eletrik yang terintegrasi,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *