Minggu sore (23/8), bertempat di halaman Taman Surya berjajar puluhan mobil keluaran tahun terbaru. Mobil tersebut bukanlah milik pegawai Pemerintahan Kota Surabaya, melainkan milik para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebanyak 234 UKM dari 31 kecamatan di Kota Surabaya hadir untuk memeriahkan penganugerahan pahlawan ekonomi 2015.
Pahlawan Ekonomi adalah acara tahunan yang rutin digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak tahun 2010 dan terus berkelanjutan dalam upaya memberdayakan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di 31 Kecamatan Kota Surabaya. Selain itu, Pahlawan Ekonomi juga merupakan salah satu usaha dalam menggerakan para ibu rumah tangga sebagai penggerak ekonomi dalam suatu keluarga.
Namun, disela-sela acara tersebut, ada momen mengharukan, dimana Ibu Aminah tak bisa menahan air matanya di atas panggung, ketika tahu namanya dipanggil oleh pembawa acara pada penganugerahan Pahlawan Ekonomi 2015 Kota Surabaya.
Wanita asal kecamatan Sambikerep ini kesulitan berkata-kata akibat menahan tangis bahagia ketika ditanyai pembawa acara mengenai harapan kedepan setelah menjadi juara pertama pahlawan ekonomi 2015. Produk makanan semanggi khas Kota Surabaya berhasil mengantarnya meraih juara pertama pahlawan ekonomi 2015 dengan kategori culinary business.












