Surabaya, cakrawalanews.co – Masalah ketenaga kerjaan nampaknya masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kota (Pemkot) yang masih belum bisa dirampungkan.
Pasalnya, Komisi A DPRD Surabaya menilai bahwa pemerintah kota belum memiliki kebijakan yang signifikan di bidang ketenagakerjaan.
Wakil Ketua Komisi A, Adi Sutarwijono, Jumat (17/5) menyampaikan, pada tahun 2018 alokasi anggaran untuk urusan tenaga kerja hanya Rp. 30 M. Dengan besaran anggaran tersebut, ia menilai pemerintah kota tak bisa berbuat banyak untuk mengatasi masalah pengangguran.
“Padahal berdasarkan data BPS sebanyak 93 ribu orang angkatan usia produktif mencari pekerjaan,” ungkapnya
Bahkan, Adi memperkirakan, jumlah orang yang mengalami problem pekerjaan di Surabaya dimungkinkan lebih besar lagi. Padahal, secara faktual ekonomi di Surabaya tumbuh pesat.











