Jayapura, cakrawalanews.co- Dinas Pendidikan dan Pengajaran Pemerintah Provinsi Papua mengembangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis wilayah adat.
Kepala Bidang SMK Disdik Papua, Yulianus Kuayo di Jayapura, Rabu, mengatakan, setelah 1 Januari 2019 pengelolaan SMK sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, SMK itu harus berbasis wilayah adat.
Semisal di wilayah adat Animha dan wilayah adat Saireri, dikembangkan sesuai dengan potensi alam kedua wilayah tersebut masing-masing dimana pengembangan bidang di SMK yang ada di dua daerah ini berbeda antara satu dan yang lain.












