
Jakarta, cakrawalapost.com – Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Fransiscus Welirang mengakui pelemahan kurs Rupiah turut menyeret harga jual tepung jadi lebih mahal 10 persen semester II-2018 ini.
Pria yang akrab disapa Franky ini mengatakan, konsumsi tepung terigu masyarakat pada semester I-2018 sangat tinggi.
“Permintaan masyarakat terhadap terigu di semester I-2018 ada kenaikan. Akibatnya, konsumsi produk makanan yang ada tepung terigunya seperti mie instan, roti, martabak, kerupuk, bakso, sosis, masih besar,” ungkap dia, seperti dikutip dari laman Merdeka, Selasa (25/9/2018).



