Namun demikian, untuk semester II-2018, dia belum bisa memberikan gambaran pasti terkait konsumsi terigu, lantaran secara harga diperkirakan akan melonjak. “Saya enggak tahu, karena harga tepung terigu naik minimal 10 persen karena pelemahan Rupiah sudah mencapai 10 persen,” ucapnya.
Mengutip catatan Bloomberg, nilai tukar Rupiah sejak awal 2018 ini terhitung telah terdepresiasi hampir 10 persen, atau sekitar 9,67 persen.
Dia melanjutkan, harga gandum sebagai bahan baku pembuatan tepung terigu di pasar internasional sudah naik 20 persen sejak Maret-April 2018.
“Gandum sendiri harganya sudah naik 20 persen sejak Maret-April. Ini karena ada banjir di timur dan kekeringan di selatan Australia, jadi panennya turun. Selain itu di Ukraina gandumnya ada penyakit. Harga gandum jadinya naik, lebih mahal,” jelasnya.



