Jakarta, cakrawalapost.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa berkekuatan 7,0 scala richter (SR) di Lombok NTB pada Minggu (19/8/2018) malam merupakan aktivitas baru. Gempa tersebut berbeda dengan aktivitas gempa yang terjadi sebelumnya, yang terjadi pada 5 Agustus 2018 lalu.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter gempabumi M=6,9 yang terletak di ujung timur Pulau Lombok dan diikuti sebaran episenter gempa yang mengikutinya yang membentuk kluster episenter dengan sebaran ke arah timur hingga di sebelah utara Sumbawa Barat, maka dapat disimpulkan bahwa gempa yang terjadi merupakan aktivitas gempa baru yang berbeda dari gempa berkekutan M=7,0 yang terjadi pada 5 Agustus 2018,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/8/2018).













