
Surabaya, cakrawalapost.com – Cuaca di Tanah Suci sangat berbeda dengan cuaca di Tanah Air. Bahkan, perubahan yang signifikan itu bisa memicu serangan heat stroke pada jamaah haji.
Heat stroke adalah panas dengan suhu tubuh lebih dari 40 derajat yang diakibatkan karena terpapar suhu lingkungan yang panas dalam waktu lama atau aktivitas fisik yang berlebihan disertai dengan gangguan central nervous system.
“Gejala lain bisa seperti kulit yang berwarna merah, kering, nyeri kepala, muntah, bingung, bahkan bisa disertai kejang, gangguan ginjal, gangguan kesadaran bahkan sampai koma. Kejadian ini bisa tumpang tindih dengan kejadian dehidrasi. Hal ini sangat rentan terjadi pada jamaah haji dengan perbedaan suhu yang ekstrem di Tanah Air,” jelas dr. Dian Eva Sanjaya, Sp.S, dokter spesialis saraf RSJ Menur.
Adapun gejala terserang heat stroke, yakni:
1. Suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius, seringkali pingsan sebagai tanda awal.












