Surabaya, CakrawalaNews.co – Cuaca panas yang belakangan menyelimuti Kota Surabaya tak hanya membuat aktivitas di luar ruangan terasa lebih melelahkan.
Suhu yang mencapai 37 hingga 38 derajat Celsius juga berpotensi memengaruhi kondisi emosional dan cara seseorang berkomunikasi.
Pakar Komunikasi Universitas Airlangga (Unair), Dr Suko Widodo Drs MSi, mengatakan suhu lingkungan yang tinggi dapat menurunkan konsentrasi sekaligus mengganggu stabilitas emosi.
Kondisi tubuh yang tidak nyaman akibat paparan panas turut memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri ketika berinteraksi.
Dampaknya, situasi yang sebenarnya sederhana dapat lebih mudah berkembang menjadi persoalan ketika seseorang berada dalam kondisi lelah, haus, atau tidak nyaman.
Dr Suko yang juga Ketua Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur menjelaskan, kelelahan fisik dan dehidrasi akibat suhu ekstrem dapat membuat seseorang lebih mudah tersinggung.
Ketika kondisi tubuh terganggu, kemampuan untuk menjaga respons dalam berkomunikasi juga dapat ikut menurun.



