Tegal, Cakrawalanews.Co | Respons cepat ditunjukkan Polsek Slawi setelah menerima informasi masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan rencana tawuran antarpelajar di wilayah Kecamatan Slawi dan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (12/8/2026).
Informasi tersebut diterima sekitar pukul 11.47 WIB dan diteruskan kepada Polsek Slawi. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi titik berkumpulnya pelajar.
Petugas AIPTU Dwi Budi Siswanto dan AIPDA Irwan Nofianto menyisir wilayah sekitar Jalan Jenderal Ahmad Yani, Procot, Slawi, termasuk lingkungan SMK Negeri 2 Slawi. Hasil pemantauan tidak menemukan adanya kelompok pelajar yang bergerombol maupun tanda-tanda persiapan tawuran.
Petugas juga berkoordinasi dengan pihak sekolah. Dari hasil komunikasi dengan guru SMK Negeri 2 Slawi, diketahui bahwa kegiatan belajar mengajar tatap muka sedang diliburkan dan siswa mengikuti pembelajaran secara daring sejak Senin (10/8/2026). Kebijakan tersebut berkaitan dengan tradisi masyarakat dalam menyambut Rebo Wekasan.
Kapolsek Slawi AKP Rushendro Cipto Harjono, S.H., mengatakan setiap informasi masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan akan ditindaklanjuti sebagai langkah pencegahan.
“Begitu informasi diterima, anggota langsung melakukan pengecekan dan patroli di lokasi yang disebutkan. Sampai dengan pemantauan dilakukan, tidak ditemukan adanya kelompok pelajar maupun indikasi tawuran,” ujar Rushendro.
Meski situasi terpantau aman, patroli pencegahan tetap dilakukan dengan berkoordinasi bersama polsek di wilayah sekitar. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya pergerakan kelompok pelajar dan memastikan situasi tetap kondusif.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak mudah terprovokasi dan tidak terlibat dalam tawuran. Jika ada informasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada pihak sekolah, orang tua, atau kepolisian,” tambahnya.
Polsek Slawi juga mengapresiasi masyarakat yang aktif menyampaikan informasi melalui layanan 110. Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan sejak dini.
Hingga pemantauan berakhir, situasi di wilayah Slawi dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Polri terus mengedepankan langkah preventif serta komunikasi dengan sekolah dan masyarakat guna menjaga lingkungan pendidikan tetap aman bagi para pelajar. (Tgh)













