Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Polres Pamekasan Terjunkan Ratusan Personel Amankan Rangkaian Paskah

×

Polres Pamekasan Terjunkan Ratusan Personel Amankan Rangkaian Paskah

Sebarkan artikel ini
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto

Pamekasan, Cakrawalanews.co – Kepolisian Resor Pamekasan, Jawa Timur, menerjunkan sedikitnya 220 personel guna mengamankan rangkaian perayaan Paskah di sejumlah gereja di wilayahnya pada hari Kamis, 2 April 2026.

“Pengamanan mulai Kamis hari ini hingga Minggu, 5 April nanti dan melibatkan semua pejabat utama di Mapolres Pamekasan,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto di sela kegiatan memantau pengamanan di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis malam.

Hendra menjelaskan 220 personel itu bertugas mengamankan sejumlah rangkaian ibadah Paskah di tujuh gereja Pamekasan.

Gereja tersebut yakni Gereja Maria Ratu Para Rasul di Jalan Jokotole, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Trunojoyo, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Sola Gracia di Jalan Jingga, Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GSPII) di Jalan Kamboja, dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Mahkota Hayat di Jalan Jokotole.

Selanjutnya pengamanan juga dilakukan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock di Jalan Kemayoran, serta Gereja Bethel Apostolik dan Profetik di Jalan Trunojoyo.

Kapolres menjelaskan pengamanan dimulai dengan melakukan sterilisasi di semua gereja, seperti menerjunkan tim pendeteksi bahan peledak dan apel pengarahan pasukan.

“Sterilisasi kami lakukan sebelum ibadah dilakukan,” kata Hendra.

Menurut Kapolres, pengamanan rangkaian Paskah di Pamekasan ini menggunakan dua pola, yakni pola pengamanan terbuka dan tertutup.

“Pola pengamanan terbuka dilakukan oleh personel berpakaian dinas, sedangkan pengamanan tertutup oleh personel berpakaian preman,” katanya.

Pimpinan tertinggi di Polres Pamekasan ini lebih lanjut menjelaskan, dua pola pengamanan itu dilakukan karena petugas ingin agar segala bentuk kegiatan bisa ditangani dengan melakukan deteksi dini.

“Dan, itu bisa dilakukan oleh petugas berpakaian preman,” katanya.

“Kami berharap rangkaian ibadah Paskah tahun ini berjalan dengan khidmat, aman, dan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk segera melapor ke hotline call centre 110 jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar lokasi ibadah,” katanya menambahkan.

Serangkaian kegiatan ibadah umat Kristiani pada Paskah adalah Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.

“Semua rangkaian kegiatan ini yang menjadi fokus pengamanan kami, sehingga saudara-saudara kita umat Kristiani bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan hikmat,” kata Hendra.(wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *