Cakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

Surabaya Rencanakan ASN Wajib Gunakan Transportasi Umum demi Hemat BBM

×

Surabaya Rencanakan ASN Wajib Gunakan Transportasi Umum demi Hemat BBM

Sebarkan artikel ini
Eri Cahyadi....
Eri Cahyadi....

SURABAYA, Cakrawalanews.co — Pemerintah Kota Surabaya resmi menggunakan skema alternatif sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM), salah satunya melalui kewajiban penggunaan transportasi umum bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa, 31 Maret 2026.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa seperti tahun sebelumnya yang pernah dilakukan, nanti satu hari pihaknya mengambil kebijakan bagi pegawai negeri yang kantornya di balai kota atau di kantor manapun tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi, tapi menggunakan kendaraan umum.

Eri Cahyadi menggarisbawahi kondisi geografis tempat tinggal ASN yang tidak semuanya berada di wilayah Surabaya.

Jika ada yang rumahnya dekat, Eri Cahyadi menilai cukup naik sepeda saja, tetapi karena pegawai negeri Surabaya ada yang rumahnya di Sidoarjo hingga Gresik, maka mereka diminta untuk menggunakan transportasi umum.

Terkait kemungkinan penerapan hari kerja khusus seperti Work From Home (WFH) pada hari Jumat, ia menyebut hal tersebut masih bersifat tentatif.

Eri Cahyadi mengatakan bahwa insya Allah kalau nanti arahan WFH-nya dari Presiden Prabowo Subianto hari Jumat, namun pihaknya akan melihat perkembangannya lagi.

Ia juga menanggapi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menerapkan WFH pada hari Rabu setiap pekannya.

Menurut Eri Cahyadi, Pemerintah Kota Surabaya cenderung menghindari kebijakan di hari yang berdekatan dengan waktu libur.

Ia mengaku memang sepakat tidak di hari yang mendekati liburan atau setelah liburan sehingga bisa mengontrol bagaimana hasil pekerjaannya seperti apa.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya akan tetap mengikuti keputusan pemerintah pusat apabila kebijakan tersebut sudah ditetapkan secara nasional.

Eri Cahyadi menambahkan jika hal itu sudah ditetapkan oleh kementerian hari apa, maka semua daerah harus mengikuti, namun ia memang berharap tidak di hari mendekati liburan atau sesudah liburan.(wan/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *