Cakrawala DaerahCakrawala JatimHeadline

Pemkot Madiun Gencarkan Gerakan Pangan Murah demi Jaga Stabilitas Harga jelang Lebaran 2026

×

Pemkot Madiun Gencarkan Gerakan Pangan Murah demi Jaga Stabilitas Harga jelang Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Pemkot Madiun Gencarkan Gerakan Pangan Murah
Pemkot Madiun Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Cakrawalanews.co-Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, saat ini tengah menggencarkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga pangan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran 2026. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Sumini, menjelaskan di Madiun pada Kamis bahwa program ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah melonjaknya permintaan pasar.

Saat meninjau pelaksanaan GPM di Kelurahan Josenan, Sumini menekankan pentingnya aksesibilitas pangan bagi warga. “Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami ingin masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan telur dengan harga terjangkau,” ujar dia. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Josenan tersebut merupakan agenda ke-9 dari total rangkaian aksi yang telah direncanakan oleh pemerintah setempat.

Secara keseluruhan, Pemkot Madiun menargetkan program GPM ini akan digelar sebanyak 15 kali di berbagai kelurahan hingga tanggal 13 Maret mendatang. Sumini juga menginformasikan bahwa selain agenda dari kota, terdapat pula sinergi dengan pemerintah tingkat provinsi. “Besok ada Gerakan Pangan Murah dari provinsi di Kelurahan Rejomulyo. Kemudian dari kota juga akan kembali digelar pada 8 Maret di Kelurahan Tawangrejo,” kata Sumini menambahkan.

Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah standar pasaran untuk meringankan beban ekonomi warga. Minyak goreng MinyaKita ditawarkan seharga Rp15.500 per liter atau Rp31.000 untuk kemasan dua liter. Untuk komoditas beras, jenis Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual senilai Rp56.000 per 5 kilogram, sedangkan beras premium dipatok seharga Rp74.500 per 5 kilogram. Selain itu, warga juga dapat membeli beras lokal seharga Rp40.000 per 3 kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, serta telur ayam ras seharga Rp28.500 per kilogram.

Guna mengoptimalkan distribusi, DKPP Kota Madiun menjalin kerja sama erat dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang tersebar di masing-masing wilayah. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengakses bahan pangan murah secara langsung di lingkungan tempat tinggal mereka, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mendorong pemberdayaan koperasi di tingkat kelurahan.( wa/az)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *