Cakrawalanews.co-Kota Kediri terus mendorong lembaga pendidikan untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh potensi peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik termasuk seni dakwah. Hal ini ditekankan agar kemampuan para siswa semakin terasah dan memiliki ruang untuk berkembang secara maksimal.
Wakil Wali Kota Kediri, KH Qowimuddin Thoha, menegaskan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membimbing siswa. “Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan subur bagi tumbuhnya bakat serta karakter generasi muda,” ujar pria yang akrab disapa Gus Qowim tersebut saat memberikan keterangan di Kediri pada hari Sabtu.
Dalam pandangannya, momen Ramadhan merupakan bulan tarbiah atau pendidikan bagi jiwa yang berfungsi meningkatkan ibadah pribadi sekaligus memperluas syiar kebaikan. Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan Festival Dai 2026 yang diinisiasi oleh televisi lokal sebagai wadah yang tepat untuk menghidupkan semangat dakwah di kalangan milenial dan Gen Z.
Ajang Festival Dai Season 6 ini menarik minat yang cukup besar dengan total 91 peserta pada babak pertama yang mencakup wilayah Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota Blitar, hingga Kabupaten Nganjuk. “Ini menunjukkan bahwa Festival Dai telah menjadi ajang kompetisi dakwah yang berskala regional dan semakin diminati. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan memberi pengalaman berharga bagi para peserta,” tuturnya.
Gus Qowim menambahkan bahwa para peserta merupakan bagian dari generasi hebat yang dipersiapkan menyongsong Indonesia Emas 2045. Baginya, visi besar tersebut tidak boleh hanya bertumpu pada kemajuan ekonomi dan teknologi semata, melainkan harus diseimbangkan dengan kualitas moral, akhlak, serta spiritualitas yang kokoh.
Ia meyakini bahwa di tangan generasi muda inilah nilai-nilai kebaikan akan terus lestari. Oleh karena itu, ia mengajak para pemuda untuk tidak ragu berdakwah melalui berbagai platform, termasuk media sosial, dengan pendekatan yang santun dan menyejukkan.
Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan para tenaga pendidik untuk senantiasa memfasilitasi setiap bakat yang ada. “Saya juga berpesan kepada para kepala sekolah dan para pendidik, terus fasilitasi dan dukung potensi peserta didik. Baik di bidang akademik maupun non-akademik, termasuk potensi dakwah dan kepemimpinan. Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan subur bagi tumbuhnya bakat serta karakter generasi muda,” pungkasnya.( wa/at)



