Cakrawala KesehatanCakrawala SurabayaHeadline

Surabaya Terbitkan Edaran Kewaspadaan Dini Antisipasi Virus Nipah

×

Surabaya Terbitkan Edaran Kewaspadaan Dini Antisipasi Virus Nipah

Sebarkan artikel ini
SE
SE

Cakrawalanews.co-  Pemerintah Kota Surabaya resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.7.1/3316/436.7.2/2026 sebagai langkah proaktif mencegah masuknya Virus Nipah ke Kota Pahlawan.

Kebijakan yang ditandatangani pada Februari 2026 ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna memperkuat pertahanan kesehatan di tingkat daerah.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus Virus Nipah pada manusia di Indonesia. Meski demikian, pemerintah kota merasa perlu mengambil langkah preventif mengingat tingginya mobilitas penduduk serta letak geografis Indonesia yang berdekatan dengan negara-negara terdampak seperti India, Bangladesh, Singapura, dan Filipina.

Selain itu, temuan virus pada kelelawar buah di wilayah Indonesia menjadi peringatan akan potensi penularan yang harus segera diantisipasi.

Virus Nipah sendiri merupakan zoonosis yang menular dari hewan ke manusia melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi atau konsumsi bahan pangan yang terkontaminasi, seperti nira mentah atau buah yang telah digigit kelelawar. Gejala awal penyakit ini sering kali menyerupai flu, namun dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan berat hingga radang otak. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak meremehkan gejala yang muncul, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah berisiko.

Sebagai bagian dari mitigasi, Pemerintah Kota Surabaya menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari tingkat camat, lurah, hingga ketua RT dan RW, untuk meningkatkan pemantauan di wilayah masing-masing. Masyarakat diminta konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rutin mencuci tangan, serta memastikan semua bahan makanan dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.

Upaya deteksi dini ini diharapkan dapat mempermudah tim kesehatan dalam melakukan pelacakan dan penyelidikan epidemiologi jika ditemukan kasus yang mencurigakan.

Lilik Arijanto meminta seluruh elemen masyarakat untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat apabila menemui indikasi gejala yang mengarah pada Virus Nipah guna mencegah penyebaran yang lebih luas.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *