Cakrawalanews.co-Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edi Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa getaran gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di Pacitan pada Jumat dini hari turut dirasakan oleh warga di Kabupaten Jember.
Berdasarkan estimasi peta guncangan, getaran terpantau menggoyang benda-benda ringan di dalam ruangan, sehingga pihak BPBD segera melakukan pemantauan intensif terhadap potensi kerusakan bangunan di seluruh wilayah kabupaten.
Gempa tektonik tersebut terjadi sekitar pukul 01.10 WIB dengan pusat koordinat di 8,89 derajat Lintang Selatan dan 111,18 derajat Bujur Timur pada kedalaman 58 kilometer.
Meski dampaknya terasa luas hingga ke Surabaya, Banyuwangi, bahkan jalur Pantura, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa megathrust kategori dangkal ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga Jumat pagi pukul 09.30 WIB, BPBD Jember melaporkan belum menerima adanya laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Edi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah memercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.
Ia juga mengingatkan warga agar selalu memeriksa kestabilan struktur bangunan tempat tinggal dan memastikan hanya merujuk pada data resmi dari BMKG sebelum kembali beraktivitas normal di dalam rumah.( wa/ar)



